Oleh: dakwahwaljihad | Desember 13, 2012

Menuju Surga Dengan Ilmu Syar’i

MENUJU SURGA DENGAN BEKAL ILMU SYAR’I

Oleh: Mujiburrahman Abu Sumayyah

Dengan Ilmu Ke Surga“Barangsiapa meniti suatu jalan untuk mencari ilmu (dienul Islam), maka Allah akan memudahkan baginya jalan menuju surga.” (HR. Muslim)

Begitulah janji Rasulullah –shallallaahu ‘alaihi wa sallam- kepada umatnya yang mulia ini. Dan siapakah yang lebih menepati janjinya diantara manusia di dunia ini daripada Rasulullah –shallallaahu ‘alaihi wa sallam-? Sehingga kaum musyirikin Quraisy ketika itu sampai menggelari beliau dengan gelar al-Amin, yang dapat  dipercaya.

Namun amat disayangkan, umat yang jumlahnya milyaran di dunia ini yang (katanya) mencintai beliau dan mengidolakannya, ternyata masih banyak yang meragukan janji al-Amin tersebut. Entah karena ketidaktahuan, atau memang sengaja menutup mata dan telinga dari keingintahuan. Buktinya, sebagian besar kaum muslimin masih merasa enggan dan bermalas-malasan untuk mendatangi majelis-majelis ilmu yang di dalamnya mengkaji ilmu-ilmu syar’i yang bersumber al-Qur’an dan Sunnah Nabi yang mulia, yang di dalamnya terdapat ilmu-ilmu yang hukumnya fardhu ‘ain atas setiap muslim. Artinya jika meninggalkannya, mereka berdosa. Baca Lanjutannya…

Oleh: dakwahwaljihad | November 24, 2012

Inilah “Wahhabi” !!! (Bagian 2)

INILAH “WAHHABI” !!! (Bagian 2)[1]

Oleh : Mujiburrahman Abu Sumayyah

Telah gamblang dalam artikel sebelumnya bahwa ciri-ciri “Wahhabi” menurut pengakuan para pembencinya adalah mereka yang bercelana cingkrang, berjenggot dan berjidat hitam. Akan tetapi hal itu ternyata malah semakin menunjukkan bahwa kalangan “Wahhabi” adalah para pecinta sunnah Nabi sejati. Sehingga orang “awwam” yang masih mau mempergunakan akal dan hatinya dengan baik akan nyadar bahwa sebenarnya selama ini mereka menjadi “korban penipuan” para pendusta yang sok tahu agama.

“Wahhabi” Mengganti Gelar “AS” dengan “RA”?

Pada kesempatan kali ini kita akan membahats ciri “Wahhabi” yang lain sebagaimana diungkapkan oleh seorang Syi’ah Rafidhah, yaitu: mereka yang  telah mengganti gelar “alaihi/ha as-salaam (AS)” untuk seorang shahabat, khususnya kalangan “Ahlul Bait” (versi Syi’ah) dengan kalimat “radhiyallaahu ‘anhu/ha (RA)”. Baca Lanjutannya…

Oleh: dakwahwaljihad | November 21, 2012

Inilah “Wahhabi” !!!

INILAH “WAHHABI” !!! (Bagian 1)

Oleh: Mujiburrahman Abu Sumayyah

“WAHHABI”. Satu nama yang tak asing lagi di telinga kita. Terlebih di telinga-telinga para pembenci Sunnah Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam, dan lebih khusus lagi di telinga para pembenci dan pelaknat para shahabat Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam, yaitu kalangan Syi’ah Imamiyyah Itsna ‘Asyariyyah atau orang menyebutnya dengan RAFIDHAH.

Kalangan pembenci Sunnah Rasul menggambarkan kepada kaum muslimin, bahwa “Wahhabi” merupakan “madzhab baru” yang ekstrim, yang identik dengan para pelaku kekerasan dan kerusuhan, suka mengasingkan diri, pemecah belah persatuan umat dan gambaran-gambaran lain yang bernilai negatif.

Sehingga bagi sebagian besar kalangan “awwam”, ketika mendengar istilah “Wahhabi” ini akan terasa ngeri, bahkan kemungkinan bisa menjadikan bulu kuduk berdiri. Akan tetapi benarkah gambaran-gambaran yang mereka tuduhkan itu ataukah hal itu hanyalah sebuah propaganda musuh-musuh Islam agar kaum muslimin semakin menjauh dari Sunnah Nabi? Baca Lanjutannya…

Oleh: dakwahwaljihad | Oktober 2, 2012

Cinta Palsu Para Pendusta

CINTA PALSU PARA PENDUSTA

Oleh: Mujiburrahman Abu Sumayyah

Artikel kali ini adalah lanjutan dari artikel sebelumnya, yaitu pembahasan salah satu hadits yang menjadi andalan Syi’ah, “Husein minnii wa ana min Husein”. Akan tetapi pada kesempatan ini kita hanya akan membahas potongan hadits pada bagian yang terakhir yang berbunyi:

أَحَبَّ اللَّهُ مَنْ أَحَبَّ حُسَيْنًا

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Allah akan mencintai orang yang mencintai Husain.” (HR. at-Tirmidzi, Ibnu Majah dan Ahmad)[1]

Sebagaimana yang telah dijelaskan dalam artikel sebelumnya, bahwa kalangan Syi’ah gemar mengobral hadits-hadits, baik yang shahih, dha’if, bahkan palsu yang berkaitan dengan kecintaan kepada Imam Husein, termasuk hadits di atas. Adapun tujuan mereka adalah untuk memperlihatkan dan meyakinkan masyarakat bahwa merekalah orang-orang yang sesungguhnya “mencintai” Imam Husein radhiyallaahu ‘anhu.

Namun jika kita berpikir dengan akal yang jernih dan normal, pasti kita akan bertanya-tanya: “Benarkah orang-orang Syi’ah ini benar-benar mencintai Imam Husein? Sedangkan dari kebiasaan mereka saja bertentangan jauh dengan apa yang dilakukan oleh Imam Husein.” Baca Lanjutannya…

WAHAI RAFIDHAH….. !!! APAKAH KALIAN TAHU MAKSUD DARI HADITS “HUSEIN MINNII WA ANA MIN HUSEIN”???

Oleh: Mujiburrahman Abu Sumayyah

Bismillaahi, washshalaatu  wassalaamu ‘ala Rasuulillaahi wa ‘ala ahli baitihi ath-thaahiriin wa ash-habihi ajma’iin.

Salah satu ajaran yang sering digembar-gemborkan kalangan Syi’ah Rafidhah di tengah-tengah masyarakat, terlebih masyarakat awwam adalah kecintaan mereka terhadap “Ahlul Bait” Rasul. Mereka mengobral setumpuk hadits yang berkaitan tentang “Ahlul Bait” kepada masyarakat. Sehingga masyarakat awwam ataupun mereka yang paham tentang dien Islam ini tapi tidak tahu menahu tentang hakekat ajaran Syi’ah yang sebenarnya, akan menganggap bahwa kalangan Syi’ah adalah para pecinta keluarga Nabi. Lantas sebagian dari mereka pun mati-matian membela Syi’ah, bahkan ada yang kemudian sampai terjerembab dalam perangkap Syi’ah itu dan akhirnya dengan penuh kesukarelaan dirinya menjual agama Islamnya kepada orang-orang zindiq itu. Na’udzubillaahi min dzaalik.

Dan diantara hadits dari sekian banyak hadits tentang Ahlul Bait yang diobral oleh kalangan Syi’ah Rafidhah untuk menutup-nutupi dan memperkokoh kebobrokan ajaran mereka, sekaligus untuk menggaet kalangan awwam agar masuk ke dalam perangkap mereka adalah sebuah hadits yang berbunyi: Baca Lanjutannya…

Oleh: dakwahwaljihad | Agustus 12, 2012

MEMPELAJARI HAKEKAT SYI’AH, PENTING ITU !!!

MEMPELAJARI HAKEKAT SYI’AH, PENTING ITU !!!

Oleh: Mujiburrahman Abu Sumayyah

Bismillaah wash shalaatu was salaamu ‘ala Rasuulillaah wa ‘ala aalihi wa ash-habihi ajma’iin. Wa ba’d:

Sungguh sangat disayangkan sekali dan sangat memprihatinkan ketika ada seorang muslim di bumi Indonesia ini dengan lantangnya mengatakan, “SYI’AH ITU SAUDARA KITA SEISLAM !!!” Kalimat tersebut sungguh sangat menyakitkan jika didengar oleh orang-orang mukmin yang tauhidnya lurus dan paham benar tentang aqidah sesat Syi’ah yang bertentangan dengan aqidah Islam. Bagaimana tidak menyakitkan, padahal dalam kenyataannya Syi’ah menginjak-injak Islam itu sendiri. Mereka mengaku-ngaku sebagai bagian dari Islam dan sebagai kalangan yang loyal terhadap “Ahlul Bait Rasul”, akan tetapi ternyata mereka berusaha merusak dan membinasakan Islam dan Kaum Muslimin, dan ternyata mereka adalah kalangan nomer wahid yang gemar mencaci-maki dan melaknat bahkan mengkafirkan para shahabat Rasul, termasuk di dalamnya isteri-isteri Nabi yang suci. Wal iyaadzu billaah. Baca Lanjutannya…

Oleh: dakwahwaljihad | Juni 8, 2012

Merajut Tali Ukhuwah Dengan Syi’ah?

MERAJUT TALI UKHUWAH DENGAN SYI’AH?

Oleh: Mujiburrahman Abu Sumayyah

Sebagai pembuka, saya kutipkan firman Allah ta’ala:

هَاأَنتُمْ أُوْلاء تُحِبُّونَهُمْ وَلاَ يُحِبُّونَكُمْ وَتُؤْمِنُونَ بِالْكِتَابِ كُلِّهِ وَإِذَا لَقُوكُمْ قَالُواْ آمَنَّا وَإِذَا خَلَوْاْ عَضُّواْ عَلَيْكُمُ الأَنَامِلَ مِنَ الْغَيْظِ

“Beginilah kalian, kalian menyukai mereka, padahal mereka tidak menyukai kalian, dan kalian beriman kepada kitab-kitab semuanya. Apabila mereka menjumpai kalian, mereka berkata, ‘Kami beriman’, dan apabila mereka menyendiri, mereka menggigit ujung jari lantaran marah bercampur benci terhadap kalian.” (QS. Ali ‘Imran : 119)

Ayat di atas sebagai teguran kepada sebagian kaum muslimin yang sudah teracuni oleh salah satu ide gila sekaligus syubhat bosok yang sering digembar-gemborkan oleh musuh Islam dari kaum munafik dan zindiq selama ini, yaitu Sunni-Syi’ah bersatu merajut tali ukhuwah. Saya katakan hal itu sebagai ide gila. Kenapa? Karena: pertama, sebagaimana dalam ayat di atas disebutkan, “kalian (kaum muslimin) menyukai mereka, padahal mereka tidak menyukai kalian”. Baca Lanjutannya…

Oleh: dakwahwaljihad | Mei 4, 2012

Waspada Terhadap Syi’ar-Syi’ar Syi’ah !!!

WASPADA TERHADAP SYI’AR-SYI’AR SYI’AH !!!

Oleh: Mujiburrahman Abu Sumayyah

Di tengah-tengah penderitaan yang dialami oleh kaum muslimin yang berada di Iran, Irak, dan Suriah akibat intimidasi yang dilakukan oleh musuh-musuh Islam khususnya dari kalangan Syi’ah, baik Rafidhah maupun Nusairiyyah, tentunya kita sebagai orang yang beriman yang tinggal di negara yang penduduk muslimnya terbanyak di dunia ini merasa bersedih dan sakit atas apa yang diderita oleh saudara-saudara kita tersebut Bagaimana tidak sedih, sedangkan Rasulullah -shallallaahu ‘alaihi wa sallam- pernah bersabda yang diriwayatkan oleh Nu’man bin Basyir -radhiyallaahu ‘anhu-:

تَرَى الْمُؤْمِنِينَ فِي تَرَاحُمِهِمْ وَتَوَادِّهِمْ وَتَعَاطُفِهِمْ كَمَثَلِ الْجَسَدِ إِذَا اشْتَكَى عُضْوًا تَدَاعَى لَهُ سَائِرُ جَسَدِهِ بِالسَّهَرِ وَالْحُمَّى.

“Kamu akan melihat orang-orang mukmin dalam hal saling mengasihi, mencintai, dan menyayangi bagaikan satu tubuh. Apabila ada salah satu anggota tubuh yang sakit, maka seluruh tubuhnya akan ikut terjaga dan panas (turut merasakan sakitnya).” (HR. Al-Bukhari, dan Muslim) Baca Lanjutannya…

Oleh: dakwahwaljihad | April 30, 2012

Ibarat Menggenggam Bara Api

IBARAT MENGGENGGAM BARA API

Oleh: Mujiburrahman Abu Sumayyah

Seandainya anda tersesat di suatu tempat yang gelap lagi berjurang dan anda tidak membawa penerang sehingga tidak mampu berjalan. Namun tidak disangka, ternyata di hadapan anda terdapat sebongkah bara api. Maka, ketika itu apa yang akan anda lakukan agar anda mampu berjalan dan selamat sampai tujuan? Apakah anda akan mengambil sebongkah bara api itu dengan tangan anda sebagai penerang di perjalanan walaupun anda harus merelakan tangan anda terbakar? Ataukah anda akan membiarkan bara api itu tetap pada tempatnya walaupun anda harus merelakan diri anda tersesat dalam perjalanan, bahkan kemungkinan anda bisa terperosok ke dalam jurang? Kedua-duanya memiliki resiko yang berat, dan orang yang cerdas adalah orang yang mampu mengambil resiko yang lebih ringan diantara dua pilihan.

Ketahuilah, bahwa tidak ada orang yang mampu memegang bara api dalam waktu yang lama kecuali orang yang hebat, yang memiliki kesabaran prima. Walaupun begitu diapun akan tetap merasa sakit ketika memegang bara tersebut. Tapi ketahuilah bahwa dia mampu berjalan di atas cahaya api yang terang itu dan akhirnya sampai dengan tujuan dengan selamat. Namun sebaliknya, jika dirinya mengambil resiko yang kedua, maka yang akan merasa kesakitan bukan hanya tangannya, bahkan seluruh tubuhnya akan hancur dan binasa, jatuh dalam jurang yang berada di hadapannya. Baca Lanjutannya…

Oleh: dakwahwaljihad | April 18, 2012

Mereka Adalah “Dajjal-Dajjal” Masa Kini

MEREKA ADALAH “DAJJAL-DAJJAL” MASA KINI

Oleh: Mujiburrahman Abu Sumayyah

DAJJAL. Satu kata yang mengingatkan kepada kita tentang sosok makhluk yang seram dan sangat menakutkan yang akan keluar menjelang hari Kiamat yang memiliki beberapa ciri sebagaimana yang telah digambarkan oleh Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam dalam hadistnya, diantaranya bahwa dia adalah seorang laki-laki yang pendek, buta sebelah matanya, berambut keriting, antara kedua matanya tertulis kata “kafir” yang dapat dibaca oleh semua muslim, dapat menurunkan hujan dan mendatangkan pangan di saat musim paceklik dengan izin Allah ta’ala, dia akan muncul dari arah Khurasan dan akan diikuti oleh 70.000 orang Yahudi Isfahan (Iran). Pada mulanya dia akan mengaku sebagai nabi, akan tetapi setelah itu dia akan mengaku sebagai tuhan. Barang siapa yang mengikuti Dajjal ketika itu, maka dia akan memberikan pengamanan dan “rejeki” kepadanya, namun akibatnya batallah segala amal kebaikannya yang dilakukannya selama di dunia ini dan barangsiapa yang menolak ajakannya, maka dia akan memberikan ancaman, tidak akan memberi “rejeki” kepadanya, bahkan tidak segan-segan untuk membunuhnya. Dan ketahuilah, bahwa dia adalah KADZDZAB (pendusta). Baca Lanjutannya…

« Newer Posts - Older Posts »

Kategori