Laa Takhaf wa Laa Tahzan… !!!!! Innallaaha Ma’anaa…

LAA TAKHAF WA LAA TAHZAN… !!! INNALLAAHA MA’ANA

 

Wahai saudaraku seiman dan seperjuangan…

Dakwah bukanlah jalan yang lurus dan enak ditempuh…

Dakwah adalah jalan yang penuh rintangan, berliku, terjal dan kadang bertebing…

Tidak semua orang mampu melewati jalan ini…

Kadang ada yg mengeluh, putus asa, menyerah dan akhirnya meninggalkan jalan tsb…

Kadang ada yg jatuh dari tebing itu, dan akhirnya mati…

Ada juga yg tetap tegar dalam melewati berbagai rintangan tsb dan akhirny berhasil mencapai tujuan…

Inilah orang yang memang dipilih oleh Allah untuk mengemban amanah yang berat ini…

Wahai saudaraku seiman dan seperjuangan…

Yang sedang melewati jalan dakwah ini demi tegaknya kalimatullah di muka bumi ini…

Sungguh… Jalan yg kita tempuh ini adalah jalan yg mulia…

Jika antum sudah terjun ke jalan ini, maka…

Janganlah antum mengeluh, merasa bosan dan putus asa ketika antum melewati jalan tersebut…

Antum jangan mengira bahwa dakwah adalah jalan yang enak dan santai…

Rintangan akan selalu menghadang orang-orang yang menempuh jalan ini…

Dari sebelah kanan, kiri, depan, belakang.. dan dari segala penjuru…

Entah itu berupa cemoohan, makian, kucilan, penjara, ato bahkan kita harus berhadapan dengan senapan….

Wahai saudaraku seiman dan seperjuangan…

Musuh-musuh akan selalu menghadang dari arah manapun…

Entah mereka dari orang-orang kafir Yahudi, Nasrani dan para penyembah berhala serta antek-antek mereka….

Ato bahkan musuh-musuh itu dari orang-orang munafik yang mengaku-ngaku Muslim…

Mereka sangat tidak suka dengan apa yang kita lakukan ini…

Mereka hendak memadamkan cahaya Allah…

Tapi yakinlah, bahwa Allah sekali-kali tidak rela jika cahaya-Nya dipadamkan oleh musuh-musuh-Nya….

Wahai saudaraku seiman dan seperjuangan…

Jalan dakwah adalah jalan yang ditempuh para Nabi Allah…

Tidaklah seorang Nabipun, kecuali melewati jalan ini…

Jika antum ingin mengikuti jejak para Nabi, maka telusurilah jalan ini…

Dalam menempuh jalan ini, para Nabi pun tidak terbebas dari rintangan ini…

Bahkan apa yang menimpa para Nabi itu tidak sebandingan dengan apa yang menimpa kita sekarang ini…

Dalam menelusuri jalan dakwah ini, diantara mereka ada yang dicaci maki, dihina, katakan tukang sihir, dikatakan orang gila, bahkan ada yang digergaji, ato disisir dengan sisir besi, dan siksaan-siksaan yang lainnya yang lebih parah dengan apa yang kita hadapi saat ini…

Tapi kita lihat mereka, mereka tetap tegar dalam menghadapi berbagai cobaan itu….

Wahai saudaraku seiman dan seperjuangan…

Ingatlah Allah selalu…

Pikirkanlah Dien Islam ini kapanpun dan dimanapun antum berada…

Allah pasti akan menolong orang-orang yang menolong dien-Nya…

Jika tidak di dunia yang fana ini, maka pertolongan itu akan didapat di akherat…

Di mana ketika itu tidak ada pertolongan kecuali pertolongan Allah ta’ala….

Wahai saudaraku seiman dan sepejuangan…

Kalau tidak kita, siapa lagi yang akan menolong Dien Allah ini…

Kalau tidak kita, siapa lagi???… Siapa lagi???…

Tidak mungkin orang-orang yang tidak kenal agama-nya…

Tidak mungkin para penjahat….

Tidak mungkin para pencuri…

Tidak mungkin para perampok…

Tidak mungkin orang-orang yang suka korupsi..

Tidak mungkin orang-orang yang fajir itu…

Tidak mungkin orang-orang yang menghabiskan waktu-waktunya untuk berfoya-foya…

Tidak mungkin orang-orang yang menghabiskan waktu-waktu malamny di club…

Tidak mungkin orang-orang yang lebih mempedulikan dunianya ketimbangan akherat dan agamanya…

Wahai saudaraku, tetaplah teguh di jalan dakwah ini…

Biarlah mulut-mulut orang memaki-maki dan menghina kita…

Biarlah mereka menuduh kita sebagai pemicu keributan…

Biarlah mereka menuduh kita sebagai tukang fitnah…

Biarlah mereka menuduh kita sebagai pemecah belah umat…

Biarlah mereka menuduh kita KHAWARIJ dan WAHHABI…

Biarlah mereka mengatakan kita gila…

Toh itu hanyalah ucapan-ucapan busuk yang keluar dari mulut-mulut tak bertanggung jawab…

Dan ucapan-ucapan busuk itu sekali-kali tidak akan bisa membahayakan kita….

Kelak mereka akan mengetahui pada hari ketika mulut tak dapat berbicara….

Saudara-saudaraku seiman dan seperjuangan…

Biarlah mereka berbuat apa saja terhadap kita…

Bahkan biarlah mereka menodongkan peluru di kepala kita…

Kita tidak akan gentar untuk tetap melewati jalan mulia ini…

Jiwa raga ini bukan milik kita…

Jiwa raga  ini tak ada artinya bagi kita, jika kita tidak menggunakannya untuk perjuangan di jalan Allah…

Jiwa raga ini adalah amanah yang Allah berikan kepada kita…

Janganlah kita berkhianat terhadap amanah ini….

Saudara-saudaraku seiman dan seperjuangan….

Selangkah ke alam perjuangan berarti bersiaplah dalam kepahitan…

Biarlah menangis, terluka, dan menderita karena Allah…

Daripada mati tanpa adanya suatu mujahadah…

Memang, kita tak sanggup selamanya terluka…

Tapi ingatlah setiap tetes keringat dan air mata itulah mahar kita ke Jannah…

Apabila ditanya, “Kenapa perjuangan itu begitu pahit?”

Jawab jawabnya, “Karena Jannah itu manis.”

Salam perjuangan dari Nahnu Usuudul Badr (Abu Sumayyah) buat ikhwan-ikhwan yang berjalan di jalan dakwah ini….

Innallaaha ma’ana… Innallaaha ma’ash shaabiriin….

 

Responses

  1. ini nih…… tulisan, syair, puisi, sajak, yang membakar semangat pemuda untuk ngebom. Tulisan ini tidak ilmiah, hanya berdasar semangat buta. Pasti yang nulis belum pernah belajar ushul fiqh, ulumul quran, ulumul hadith, kitab2 manhaj dari para ulama mutaqoddimin, jadi beginilah, SEMANGATNYA mendahului ILMUNYA

    • Apa yang salah dengan tulisan saya? ^_^

      Kalo ada yang salah yang mana yach??? Kasih tahu dunk.. Maklum, namanya manusia, kadang salah dan kadang lupa… ^^

    • Yang mana ya yang salah saya kok jadi pinging tau

  2. semangat Akhi, Barokallohu fik,,,,

    • Na’am akhiii…. Minta do’anya aja. SEmoga tetap eksis dalam jalan dakwah ini, walapn di sana sini banyak cercaan dan ocehan dari orang2 yang tidak bertanggung jwab…

  3. assalaamu’alaykum,
    ‘afwan akhi ane mau memberikan masukan,kalo ada komentar yang tidak baik mendingan jangan di tampilkan,karena hanya akan membuat orang jadi bingung dan banyak mikir mana yang benar,apalagi kalo ada orang yang baru belajar,bisa jadi mereka setelah membaca materi dalam postingan,kemudian membaca komentar yang buruk dan menjelek2kan,mereka jadi terprovokasi dan membenci dakwah antum,tolong dipertimbangkan saran ane,syukron.

  4. Wa ‘alaikumussalam wa rahmatullaahi wa barakaatuh…

    Na’am akhi… Masukan yang amat bagus… InsyaAlloh gak akan ana tampilkan…. Jazaakumullaahu khoiron….

  5. ijin share akh….

  6. IZIN share y akhi

  7. ya silakan akhi.. tafadhdhal…..

  8. Wahai saudaraku seiman dan sepejuangan…

    Kalau tidak kita, siapa lagi yang akan menolong Dien Allah ini…

    Kalau tidak kita, siapa lagi???… Siapa lagi???…

    ==============

    “Aku ini baru dalam berislam, kalau begini adanya mungkin aku balik keagama lamaku aja yah, aku berpikir Tuhan Islam itu maha segala2nya, ekh ternyata masih butuh bantuan Hamba2nya untuk menjaga agamanya, Selama ini aku diberitahu bahwa Tuhan Islam itu Maha Perkasa dan Maha mengetahui, kesimpulannya Maha segala2nya, Saya akan mencetak artikel ini untuk memberitahukan kepada rekan2ku ternyata apa2 yang disampaikan selama ini bohong belaka, ternyata tidak semaha yang disampaikan, terimakasih kepada saudara telah membukakan mata ini akan kebenaran dan mudahan saudara diberi kekuatan, entah oleh siapa…….”

    • Saudaraku… Ya Allah ta’ala memang Maha Kuat dan Perkasa… Jika berkehendak, maka Dia akan bisa menghancurkan orang2 kafir dan dhalim itu. ..
      Tapi kemudian Allah ta’ala berfirman:

      إِنْ تَنْصُرُوا اللَّهَ يَنْصُرْكُمْ

      “Jika engkau menolong (agama) Allah, maka Dia akan menolong kalian.”

      Artinya apa? bukannya Allah tidak mampu, akan tetapi hal ini sebagai ujian kepada hamba-hamba-Nya yang beriman, dan sekaligus untuk membuktikan bagi hamba-hamba-Nya yang beriman itu, siapakah diantara mereka yang masih peduli dengan agama Allah ta’ala itu???……
      Oooo.. ternyata dari sekian miliar orang yang mengatakan Islam, hanya ada segelintir orang yang mau membela agama Allah ta’ala……

    • assalamu’alaikum.. akhy, ente klo blm sanggup menerima ulasan itu, lebih baik ente tanya dulu sama guru agama ente. jangan ente tinggalin islam cuma karna membaca ulasan tersebut. udah gtu aje. wassalamu’alaikum.. syukron

  9. sangat menggugah

  10. lanjutkan akhi

  11. assalamu’alaikum… akhy,,, klo boleh usul, klo bisa ulasan’a yg ringan2 aje gtu, agar saudara2 qta yg baru belajar islam tidak memandang ajaran islam itu sulit dan keras…. syukron…. wassalamu’alaikum

  12. bagaimana hukumnya disaat kita bercerita dan melebih lebihkanya,


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: