Oleh: dakwahwaljihad | April 18, 2012

Mereka Adalah “Dajjal-Dajjal” Masa Kini

MEREKA ADALAH “DAJJAL-DAJJAL” MASA KINI

Oleh: Mujiburrahman Abu Sumayyah

DAJJAL. Satu kata yang mengingatkan kepada kita tentang sosok makhluk yang seram dan sangat menakutkan yang akan keluar menjelang hari Kiamat yang memiliki beberapa ciri sebagaimana yang telah digambarkan oleh Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam dalam hadistnya, diantaranya bahwa dia adalah seorang laki-laki yang pendek, buta sebelah matanya, berambut keriting, antara kedua matanya tertulis kata “kafir” yang dapat dibaca oleh semua muslim, dapat menurunkan hujan dan mendatangkan pangan di saat musim paceklik dengan izin Allah ta’ala, dia akan muncul dari arah Khurasan dan akan diikuti oleh 70.000 orang Yahudi Isfahan (Iran). Pada mulanya dia akan mengaku sebagai nabi, akan tetapi setelah itu dia akan mengaku sebagai tuhan. Barang siapa yang mengikuti Dajjal ketika itu, maka dia akan memberikan pengamanan dan “rejeki” kepadanya, namun akibatnya batallah segala amal kebaikannya yang dilakukannya selama di dunia ini dan barangsiapa yang menolak ajakannya, maka dia akan memberikan ancaman, tidak akan memberi “rejeki” kepadanya, bahkan tidak segan-segan untuk membunuhnya. Dan ketahuilah, bahwa dia adalah KADZDZAB (pendusta).

Kemunculan Beberapa “Dajjal” Sebelum Munculnya Dajjal yang Sebenarnya

Ketika kita membaca beberapa hadits Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam yang membicarakan tentang Dajjal, maka kita akan mengetahui ternyata sebelum muncul Dajjal yang sesungguhnya, akan muncul beberapa “Dajjal” yang memiliki beberapa sifat yang dimiliki oleh Dajjal yang sesungguhnya. Yaitu kadzdzab (pendusta), dan mengaku sebagai nabi. Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

وَإِنَّ بَيْنَ يَدَيْ السَّاعَةِ دَجَّالِينَ كَذَّابِينَ قَرِيبًا مِنْ ثَلَاثِينَ كُلُّهُمْ يَزْعُمُ أَنَّهُ نَبِيٌّ

Sesungguhnya di antara tanda-tanda hari Kiamat adalah munculnya para Dajjal pendusta, jumlah mereka hampir mencapai tiga puluh orang dan mereka semua akan mendakwakan dirinya seorang Nabi. (HR. Ibnu Majah)

Dalam hadits lain disebutkan, dari Abu Hurairah dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, beliau bersabda:

بَيْنَ يَدَيْ السَّاعَةِ قَرِيبٌ مِنْ ثَلَاثِينَ دَجَّالِينَ كَذَّابِينَ كُلُّهُمْ يَقُولُ أَنَا نَبِيٌّ أَنَا نَبِيٌّ

“Sebelum datangnya hari kiamat akan muncul sekitar tiga puluh Dajjal pendusta, mereka semua berkata: ‘Aku adalah seorang Nabi, aku adalah seorang Nabi.” (HR. Ahmad)

Memang, sifat asli dari Dajjal adalah pendusta. Dusta itulah senjata yang akan dia gunakan untuk menyebarkan syubhatnya di tengah-tengah manusia dan untuk menggaet manusia agar mengikuti ajakannya. Bagi mereka yang lemah imannya, tentu akan terprovokasi dengan berbagai macam syubhatnya. Bahkan ketika itu ada seseorang yang menganggap imannya telah mantap pun ternyata akhirnya bisa mengikuti rayuannya. Sebagaimana Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam:

مَنْ سَمِعَ بِالدَّجَّالِ فَلْيَنْأَ عَنْهُ فَوَاللَّهِ إِنَّ الرَّجُلَ لَيَأْتِيهِ وَهُوَ يَحْسِبُ أَنَّهُ مُؤْمِنٌ فَيَتَّبِعُهُ

“Siapa yang mendengar (kedatangan) Dajjal hendaklah menjauhinya. Demi Allah, seorang laki-laki benar-benar akan mendatangi Dajjal dan mengira bahwa ia adalah seorang mukmin  (yang kuat imannya), lalu ia akan mengikuti setiap syubhat yang ditebarkannya.” (HR. Abu Dawud dan Ahmad)

Orang yang menganggap dirinya memiliki keimanan yang kuatpun bisa terbawa oleh syubhat Dajjal. Lantas bagaimana dengan seseorang lemah keimanannya?

Mereka adalah “Dajjal”

Jika kita melihat kondisi yang terjadi di Iran, Palestina dan yang terakhir hari ini di Suriah dan mengaitkan kondisi tersebut dengan hadits-hadits Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam di atas, maka kita akan melihat bahwa beberapa “Dajjal” itu muncul dari daerah sekitar sana. Walaupun kita tidak tahu dengan pasti siapakah 30 “Dajjal” yang dimaksud Rasulullah shallallaahu ‘alahi wa sallam dalam hadits di atas. Akan tetapi sifat-sifat Dajjal itu itu ada pada diri mereka. Baik “Dajjal” yang berani menampakkan sifat dan perbuatannya secara terang-terangan di hadapan manusia, ataupun “Dajjal” yang masih sembunyi-sembunyi menampakkan karakter sebenarnya di hadapan manusia, karena khawatir manusia akan mengetahui sifat aslinya dan syubhat busuknya. Akan tetapi kedua-duanya memiliki tujuan yang sama dan saling bekerja sama untuk mencapai tujuannya, yaitu MENYESATKAN MANUSIA. Satu tujuan Iblis yang paling utama ketika Allah ta’ala menurunkannya dari Surga.

Allah ta’ala berfirman:

قَالَ رَبِّ بِمَا أَغْوَيْتَنِي لأُزَيِّنَنَّ لَهُمْ فِي الأَرْضِ وَلأُغْوِيَنَّهُمْ أَجْمَعِينَ

Iblis berkata: “Ya Tuhanku, oleh sebab Engkau telah memutuskan bahwa aku sesat, pasti aku akan menjadikan mereka memandang baik (perbuatan maksiat) di muka bumi, dan pasti aku akan menyesatkan mereka semuanya.” (QS. Al-Hijr : 39)

“Dajjal” dari Suriah

Suriah merupakan tempat pertama kali yang kelak akan dipijak oleh Nabi ‘Isa –‘alaihi salam- ketika beliau turun dari langit. Terutama di daerah sebelah timur Damaskus, yaitu di Menara Putih sebagaimana disebutkan dalam banyak riwayat. Dan di sana pula beliau pertama kali akan bertemu dengan Dajjal yang sesungguhnya, dan mengejarnya hingga pintu Luth, lalu membunuhnya.

Namun ternyata saat ini “Dajjal” telah muncul dari sana. Dia mendakwakan dirinya di hadapan manusia tidak sebatas sebagai nabi, tapi sebagai Tuhan bagi mereka yang pantas untuk disembah dan diagung-agungkan. Dia melakukan hal ini secara terang-terangan. Dan dirinya memaksa manusia dengan kekuatan militernya agar mereka mengakui bahwa tidak ada Tuhan melainkan dirinya. Si “Dajjal” itu tidak lain adalah presiden Suriah, Basyar Asad laknatullah. Seorang yang berpaham Syi’ah Nusairiyah. Syi’ah ekstrim yang sangat memusuhi kaum muslimin yang memiliki hubungan yang sangat kuat dengan Syi’ah Imamiyyah di Iran.

Maka kita akan melihat, mereka yang setia dan mendukung langkah si “Dajjal” tersebut serta tunduk dengan kebijakannya, maka akan mendapatkan perlindungan dan jaminan keamanan. Namun bagi mereka yang menolak ajakan dan kebijakan si “Dajjal” ini, maka akan disiksa, “diembargo”, bahkan dibunuh secara kejam.

Untuk melihat kekejaman si “Dajjal” ini, silakan buka salah satunya di:

http://www.youtube.com/watch?v=o96FuxgA3m4

http://www.youtube.com/watch?v=fb05bSV-q9o&feature=related

“Dajjal” dari Iran dan Lebanon

Setelah kita mengetahui bahwa di Suriah ada “Dajjal” yang secara terang-terangan menampakkan sifat kedajjalannya. Namun ternyata di Iran dan Lebanon juga ada “Dajjal”. Bahkan “Dajjal” ini telah lama masyhur, bukan saja di kalangan kaum muslimin, akan tetapi juga di kalangan kaum kafirin. Kemasyhurannya ini karena “keberaniannya” menentang Amerika dan Israel. Ya, hanya sebatas menentang saja, tidak lebih. Siapakah dia? Dia adalah presiden Iran, Ahmadinejat dan pemimpin Hizbul Latta, Hassan Nasrullah.

Keduanya tidak berani menampakkan sifat aslinya di hadapan manusia karena khawatir jika sifat asli ini sampai diketahui oleh kebanyakan manusia, maka tentunya seluruh misi si “Dajjal” ini akan gagal.

Dan kedua “Dajjal” ini berpaham Syi’ah Imamiyyah Itsna ‘Asyariyah (Rafidhah) yang berpusat di Iran. Salah satu paham yang diusung oleh Syi’ah Rafidhah ini adalah berdusta atas nama agama, alias TAQIYYAH.

Makanya kita dapati bahwa:

1. Kaum Syi’ah selalu mendakwakan dirinya mencintai Rasul dan keluarganya, akan tetapi ternyata dakwaan itu hanyalah sebuah kedustaan belaka. Karena yang terjadi adalah kebalikannya, yaitu penghinaan kepada Rasul dan keluarganya. Dan ini dapat kita jumpai dalam literatur-literatur asli mereka.

2. Syi’ah mengaku sebagai bagian dari kaum muslimin. Akan tetapi ternyata pengakuan dusta itu hanyalah suatu taktik bagi mereka untuk menghancurkan kaum Muslimin. Mereka berusaha mensyi’ahkan kaum muslimin di Iran, bahkan di seluruh dunia. Dan hal ini mereka praktekkan semenjak berdirinya Dinasti Syafawi di Iran hingga saat ini dan ternyata sukses besar. Sehingga kita dapati saat ini jumlah kaum muslimin di Iran sangat minoritas dan terpojokkan. Dan sebagaimana “Dajjal” Suriah, “Dajjal” Iran inipun juga menggunakan kekuatan dan ancamannya. Dia tidak segan-segan untuk mengeksekusi siapa saja yang menentang kebijakannya.

Allah ta’ala berfirman:

وَيَحْلِفُونَ بِاللّهِ إِنَّهُمْ لَمِنكُمْ وَمَا هُم مِّنكُمْ

“Dan mereka (orang-orang munafik) bersumpah dengan (nama) Allah, bahwa sesungguhnya mereka termasuk golonganmu; padahal mereka bukanlah dari golonganmu.” (QS. At-Taubah : 56)

3. Negara Syi’ah Iran selalu mengembar-gemborkan penentangannya kepada Amerika dan Israel karena agresi militernya kepada kaum muslimin. Dan mengancam akan membinasakan kedua negara tersebut jika masih tetap melakukan agresi terhadap kaum muslimin, khususnya di Palestina. Namun apa yang terjadi sampai saat ini? Ternyata gembar-gembor itu hanyalah omong kosong dan bualan Ahmadinejat saja, dan sampai saat ini bahkan sampai hari Kiamatpun bualannya tidak akan terbukti. Karena ternyata hal ini merupakan taktik si “Dajjal” ini untuk mendapatkan dukungan dari kaum muslimin. Maka saat ini kita melihat, sebagian besar kaum muslimin terbius dengan bualan-bualannya, sehingga mereka selalu mengagung-agungkan si “Dajjal” ini. Ini terjadi karena kebanyakan kaum muslimin yang tidak mengetahui hakekat si “Dajjal” ini dan “kecerdikan” si Dajjal dalam memoles berbagai syubhatnya.

4. Sebagaimana Dinejat, Hasan Nasrullah dengan Hizbul Lattanya selalu menentang keras agresi militer yang dilakukan oleh Israel terhadap kaum muslimin Palestina. Bahkan tidak sebagaimana Dinejat yang sekedar gembar-gembor saja, maka dia dengan “beraninya” meluncurkan rudal-rudalnya ke daerah Israel. Namun  ternyata hal ini pula hanya sebuah taktik busuk untuk mendapatkan dukungan dunia muslim dan menjadikan dirinya masyhur di hadapan kaum muslimin karena “keberaniannya”, sehingga kaum muslimin lebih tahu dengan sosok Hassan Nasrullah ketimbang Presiden Lebanon sendiri. Kenapa saya katakan hanya sebuah taktik busuk? Karena ternyata rudal-rudal Hizbul Latta itu bukannya dijatuhkan di pemukiman Yahudi, akan tetapi ternyata dijatuhkan di lahan kosong yang telah dikuasai oleh Israel.

Setelah kita mengetahui hakekat dua “Dajjal” ini apakah kita sebagai kaum muslimin akan terus mendukung keduanya? Ataukah berusaha menentang dan menjauhinya agar kita tidak terkena syubhat-syubhatnya? Silakan anda berpikir.

Mereka itu Musuh, maka Waspadalah !

Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam menyebutkan dalam haditsnya, bahwa salah satu sifat yang dimiliki oleh seorang munafik murni (tulen) adalah apabila dia berbicara, maka berdusta. Namun ternyata sifat dusta ini sudah menjadi hal yang biasa bagi para penganut Dajjal sebagaimana kita lihat beberapa fakta di atas.

Sesungguhnya “Dajjal-Dajjal” di atas tidak lebih dari gembong-gembong munafikin yang gemar koar-koar keberanian dan kekuataannya terhadap Amerika dan Israel di hadapan manusia. Sehingga kebanyakan manusia terpesona dan kagum dengan apa yang mereka miliki berupa keberanian dan ketegasannya dalam mengancam penjajah yang sebenarnya hanya modal gertakan semata, kekuatan militernya dengan pasukannya “pemberaninya” yang sebenarnya adalah pasukan pembela Dajjal,  peralatan perang yang canggih dengan rudalnya. Seolah-olah mereka adalah Pahlawan Penegak Kebenaran dan Keadilan.

Tapi ketahuilah, bahwa Allah ta’ala menggambarkan hakekat mereka dalam ayat ini:

وَإِذَا رَأَيْتَهُمْ تُعْجِبُكَ أَجْسَامُهُمْ وَإِن يَقُولُوا تَسْمَعْ لِقَوْلِهِمْ كَأَنَّهُمْ خُشُبٌ مُّسَنَّدَةٌ يَحْسَبُونَ كُلَّ صَيْحَةٍ عَلَيْهِمْ

“Dan apabila engkau melihat mereka, tubuh mereka mengagumkanmu. Dan jika mereka berkata, engkau mendengarkan tutur katanya. Mereka seakan-akan kayu yang tersandar. Mereka mengira bahwa setiap teriakan ditujukan kepada mereka.” (QS. Al-Munafiqun : 4)

Ternyata Allah ta’ala mengumpamakan mereka itu seperti kayu yang tersandar, maksudnya ialah untuk menyatakan sifat mereka yang jelek meskipun tubuh mereka bagus-bagus dan mereka pandai berbicara tetapi sebenarnya otak mereka adalah kosong tidak dapat memahami kebenaran.

Dan jika kita menengok kepada sejarah perjalanan dakwah dan jihad Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam, maka kita akan menyaksikan bahwa mereka itu adalah musuh yang lebih berbahaya daripada orang-orang kafir karena

هُمُ الْعَدُوُّ فَاحْذَرْهُمْ قَاتَلَهُمُ اللَّهُ أَنَّى يُؤْفَكُونَ

MEREKA ITULAH MUSUH (YANG SEBENARNYA), maka WASPADALAH terhadap mereka. Semoga Allah Membinasakan mereka. Bagaimanakah mereka dapat dipalingkan (dari kebenaran)? (QS. Al-Munafiqun : 4)

 

Mereka Saling Bersekongkol Untuk Membasmi Kaum Muslimin

Inilah hakekat kaum munafikin semenjak kemunculannya di Madinah. Dimana antara satu sama lain saling bersekongkol untuk membasmi kaum muslimin.

Dan ternyata sejarah terulang pada hari ini, dimana “Dajjal” munafikin dari Iran dan Lebanon itu bekerja sama dengan “Dajjal” Suriah dalam membantai ribuan kaum muslimin di Suriah. Sehingga kedustaan mereka ini semakin jelas semenjak tragedi Suriah ini. Kalau Dinejat dan Hasan Nasrullah ini konsisten dengan perkataannya, tentunya dia akan menentang agresi militer yang dilakukan oleh rezim “Dajjal” Suriah terhadap kaum muslimin.

Tapi apa dikata, seperti pepatah mengatakan, sepandai-pandai menyembunyikan bangkai pasti akan tercium juga. Sepandai-pandai para “Dajjal” menyembunyikan makar-makar busuknya, pasti akan ketahuan juga. Maka saksikanlah, pembelaan Dinejat dan Hasan Nasrullah kepada penguasa rezim “Dajjal” Suriah, Basyar Assad laknatullah diantaranya mengirimkan pasukan dan persenjataannya. Maka sungguh benar apa yang Allah ta’ala firmankan kepada kita:

الْمُنَافِقُونَ وَالْمُنَافِقَاتُ بَعْضُهُم مِّن بَعْضٍ

“Orang-orang munafik laki-laki dan perempuan. sebagian dengan sebagian yang lain adalah sama.” (QS. Al-Munafiqun : 67)

Mereka sama karena saling berserikat dalam kenifakan, dan bekerja sama untuk saling tolong menolong dalam memerangi kaum muslimin.

Bahkan, mereka tidak tanggung-tanggung bekerja sama dengan kuffar. Allah ta’ala membongkar perilaku mereka ini dalam firman-Nya:

بَشِّرِ الْمُنَافِقِينَ بِأَنَّ لَهُمْ عَذَاباً أَلِيماً * الَّذِينَ يَتَّخِذُونَ الْكَافِرِينَ أَوْلِيَاء مِن دُونِ الْمُؤْمِنِينَ *

“Berikanlah kabar gembira kepada orang-orang munafik itu bahwa mereka akan mendapat siksaan yang pedih.” (yaitu) orang-orang yang mengambil orang-orang kafir menjadi teman-teman penolong dengan meninggalkan orang-orang mu’min. (QS. An-Nisa’ : 137-138)

Makanya kita saksikan, si “Dajjal” Assad secara sembunyi-sembunyi ternyata meminta bantuan dari kafir Rusia (http://arrahmah.com/read/2012/03/20/18877-pasukan-khusus-rusia-tiba-di-pelabuhan-suriah-untuk-mendukung-rezim-syiah-nushairiyah.html), termasuk Israel (http://arrahmah.com/read/2012/03/05/18550-pesawat-militer-israel-ikut-membunuhi-penduduk-suriah.html) dalam membasmi kaum muslimin Suriah. Tentunya kesempatan ini merupakan kesempatan emas bagi orang-orang kafir itu untuk membasmi kaum muslimin. Sehingga mereka tidak menyia-nyiakan kesempatan ini. Semoga Allah ta’ala membinasakan mereka.

سَيُهْزَمُ الْجَمْعُ وَيُوَلُّونَ الدُّبُرَ

“Golongan itu pasti akan dikalahkan dan mereka akan mundur ke belakang.” (QS. Al-Qamar : 45)

Kabar Gembira Untuk Kaum Munafiqin

Sesungguhnya Allah ta’ala memberikan ancaman kepada orang-orang munafik, bahwa mereka kelak akan mendapatkan adzab yang pedih di akherat. Allah ta’ala berfirman:

بَشِّرِ الْمُنَافِقِينَ بِأَنَّ لَهُمْ عَذَاباً أَلِيماً

“Berikanlah kabar gembira kepada orang-orang munafik itu bahwa mereka akan mendapat siksaan yang pedih.” (QS. An-Nisa’ : 138)

Hal ini disebabkan mereka lebih mencintai orang-orang kafir, berkasih sayang dan saling tolong menolong dengan mereka. Sebaliknya mereka meninggalkan kasih sayangnya kepada orang-orang mukmin. (Taisir al-Karim ar-Rahman, hal. 209)

Kemudian Allah ta’ala berfirman lagi:

إِنَّ الْمُنَافِقِينَ فِي الدَّرْكِ الأَسْفَلِ مِنَ النَّارِ وَلَن تَجِدَ لَهُمْ نَصِيراً

“Sesungguhnya orang-orang munafik itu (ditempatkan) pada tingkatan yang paling bawah dari neraka. Dan kamu sekali-kali tidak akan mendapat seorang penolongpun bagi mereka.” (QS. An-Nisa’ : 145)

Syaikh As-Sa’diy rahimahullaahu ta’ala menjelaskan bahwa orang-orang munafik tersebut kelak akan berada di tingkat yang lebih bawah dari semua orang kafir. Hal ini dikarenakan mereka juga melakukan kekufuran kepada Allah dan permusuhan terhadap Rasul-Nya sebagaimana orang-orang kafir itu, ditambah lagi  tipudaya, penipuan, dan segala bentuk permusuhan mereka terhadap kaum mukminin. (Taisir al-Karim ar-Rahman, hal. 211)

Wahai para “Dajjal” dan pengikutnya, jika kalian tetap berada pada kondisi kalian saat ini, maka tunggulah adzab yang amat pedih yang akan Allah ta’ala berikan kepada kalian !!! Kelak Allah akan menempatkan kalian di kerak Jahannam.

Bersikap Keras dan Berjihadlah Melawan Mereka !!!

Sebagaimana telah kita tahu, bahwa orang-orang munafik itu adalah musuh yang lebih berbahaya daripada orang-orang kafir. Kenapa demikian? Karena kalau orang-orang kafir dari kalangan Yahudi, Nasrani, dan yang lainnya, maka secara langsung kita akan mengetahui hakekat dan wujud mereka. Berbeda halnya dengan orang-orang munafik itu. Mereka akan menampakkan keislamannya dan berpura-pura baik ketika di hadapan kita. Namun ketika kembali kepada syaithan-syaithan mereka, maka wajah-wajah syaithan itu dan permusuhannya dengan kaum muslimin akan nampak jelas, sejelas matahari di siang bolong.

Allah ta’ala menyebutkan hakekat mereka ini dalam ayat-Nya:

وَإِذَا لَقُواْ الَّذِينَ آمَنُواْ قَالُواْ آمَنَّا وَإِذَا خَلَوْاْ إِلَى شَيَاطِينِهِمْ قَالُواْ إِنَّا مَعَكْمْ إِنَّمَا نَحْنُ مُسْتَهْزِئُونَ

“Dan apabila mereka (orang-orang munafik) berjumpa dengan orang-orang yang beriman, mereka mengatakan: ‘Kami telah beriman.’ Dan apabila mereka kembali kepada syaithan-syaithan mereka, mereka mengatakan: ‘Sesungguhnya kami sependirian dengan kamu, kami hanyalah berolok-olok.’” (QS. Al-Baqarah : 14)

Maka, bahaya yang besar ini tentunya mengancam kaum muslimin. Terutama pada saat kaum muslimin sedang menghadapi orang-orang kafir. Ketika mereka sedang berhadapan dengan orang-orang kafir, maka orang-orang munafik itu akan mengintai kita dari belakang dan berusaha mencari kelemahan dan kelengahan kita dan ketika mereka mendapatkan kita lengah, maka saatnya bagi mereka untuk menikam kita.

Maka, kenalilah karakter mereka. Waspadalah dan bersikap keraslah terhadap mereka. Jika mereka menunjukkan sikap perlawanan terhadap kita, maka lawanlah mereka.

يَا أَيُّهَا النَّبِيُّ جَاهِدِ الْكُفَّارَ وَالْمُنَافِقِينَ وَاغْلُظْ عَلَيْهِمْ وَمَأْوَاهُمْ جَهَنَّمُ وَبِئْسَ الْمَصِيرُ

Hai Nabi, berjihadlah (melawan) orang-orang kafir dan orang-orang munafik itu, dan bersikap keraslah terhadap mereka. Tempat mereka ialah Jahannam. Dan itu adalah tempat kembali yang seburuk-buruknya. (QS. At-Taubah :73)

Semoga Allah ta’ala melindungi dan menolong kita (kaum muslimin) di seluruh dunia dari makar-makar orang-orang munafik itu. Dan semoga Allah ta’ala membinasakan orang-orang munafik di dunia ini, sebelum di akherat. HasbunAllaah wa ni’mal Wakiil.

Bumi Allah, 17 April 2012


Responses

  1. baru sempat neh, bagus artikelnya. hadistnya sudah menurut syarh akhi?

    • Dalam Syarh Ibnu Majah, disebutkan bahwa Imam Ibnu Hajar dalam Fath al-Bari-nya menyebutkan bahwa diantara 30 Dajjal itu diantaranya: Musailamah, Al-ansi, Al-Mukhtar, Thulaihah, Sajjad. Dan Thulaihah kemudian bertaubat dan meninggal dalam keadaan Islam. Adapun perinciannya tidak dijelaskan karena memang tidak ada dalil yang menyebutkan tentang itu. Yang pasti siapa saja yang memiliki sifat pendusta dan berusaha menyesatkan manusia, bahkan mengaku-ngaku sebagai nabi/ tuhan, maka dia bisa disebut “Dajjal”. wallaahu a’lam.

  2. Amerika pembela islam dan sahabat saudi arabiah segenap umat islam wajib mendukung amerika hehehehehehehe.

    • @setan gundul,otak anda sudah rusak,segera lah kembali ber obat karena kegilaan anda makin parah…

  3. Coba renungkan! jangan2 yg munafik adalah anda n orang2 seperti anda! Hasan Nasrullah n Hizbullah tlh banyak berkorban dg harta, anak, sahabat n semua apa yg mrk miliki berperang melawan israil, mmbela pelstina, mmbela tanah airnya yg dirampas olh israil. Apakah yg sprt itu dibilang pura2? munafik? buta mata hatinya org yg menuduh mrk munafik n berbura2 perang dg israil, sementara anak2, sahabat2, harta benda, bahkan nyawa mrk korbankan dlm berperang melawan zionis. bagaimana dg anda? kapan anda membela palestina? kapan anda mengangkat senjata melawan israil? kapan Arab saudi, Qatar, Bahrain, Yordan berani melawan israil???? yg ada malah mrk bersekongkol dg israil memerangi palestina, suriah, lebanon, iran n negara2 islam lainnya.
    jadi siapa yg sebenarnya munafik? sungguh menyedihkan yg benar n tulus malah dituduh munafik, n yg munafik malah dianggap hero.
    Coba bandingkan kehidupan para raja arab yg sangat glamor bersama para selir2nya di istana yg megah dg kehidupan para pemimpin yg tawadhu’ n sederhana yg selalu membela kaum tertindas spt ahmadi nejat n Hasan Nashrullah yg menghabiskan hidupnya bersama org miskin n kaum tertindas, mmbela palestina hingga negaranya dikucilkan olh kekuatan2 besar dunia spt amerika.
    berfikirlah dg hati yg jernih n suci…smoga Allah merahmatimu

  4. Dasar si penulis mengungkapkan realita bener2 ‘hebat’ saking hebatnya sampai otaknya meleleh ke lubang water closed… Jangan2 anda sendiri dajjalnya ! Klo mau nulis mbok ya pinter dikit lah gak usah banyak… Dasar takfiri wahabi laknat pembela yazid l.a…

    • Tidak aneh dengan kom,entar2 Syi’ah…..🙂

  5. hizbullah dan iran itu syiah mereka membela assad di suriah untuk membantai saudara kita para sunni di suriah

  6. hanya orang2 yg beriman, bertaqwa n berhati bersih yg bisa mencerna n memahami kebenaran. Orang2 yg beriman pasti akan takut menuduh org lain, takut akan murka Allah!! apakah si penulis tdk takut peringatan Allah dlm Q.S. Al-Hujurat: 11 ” Hai orang-orang yang beriman, janganlah suatu kaum mengolok-olok kaum yang lain, (karena) boleh jadi mereka (yang diolok-olok) lebih baik dari mereka (yang mengolok-olok)”. apalagi yg dituduh adalah para pahlawan islam, orng2 mukmin yg tulus (Allah Maha Mengetahui akan keikhlasan n kesucian hati mereka, perjuangan serta pengorbanan mereka) demi Allah, kelak Allah akan mengadili tuduhan2 n fitnah kalian kepada hamba2-Nya yg beriman, yg berjuang membela kaum tertindas, membela saudara2nya yg mazlum di palestina, dan demi Allah inilah ciri2 org mukin sejati yg disebutkan olh Allah di dlm firman-Nya “Muhammad itu adalah utusan Allah dan orang-orang yang bersama dengan dia bersikap keras terhadap orang-orang kafir, tetapi berkasih sayang terhadap sesama mereka. Kamu lihat mereka rukuk dan sujud mencari karunia Allah dan keridaan-Nya. Tanda-tanda mereka tampak pada wajah mereka dari bekas sujud” (Q.S. Al-Fath: 29) Tokoh2 pembela kaum mukmin yg tertindas di palestina seperti Hasan Nasrullah adalah org2 mukmin sejati yg berjuang melawan kekuatan arogan Zionis n Amerika hingga mengorbankan hartanya, keluarganya n semua apa yg mereka miliki, demi Allah merekalah yg memiliki sifat2 yg di sebutkan di dlm al-Qur’an. tapi…sungguh naif n bejatnya org seperti penulis berani menuduh n memfitnah tokoh2 pejuang islam n org2 tertindas di palestina seperti Hasan Nasrullah ini yg siang malam berjuang demi mengharap keridhoan Ilahi. Lantas siapa penulis ini? apa yg bisa diperbuat? pernahkah berjuang bersama org palestina melawan penjajah israil? bahkan memikirkan palestina saja mungkin tdk pernah, tapi tak malu2nya memfitnah pejuang2 besar islam? apakah penanya tdk lebih baik dimanfaatkan untuk menghantam israil n USA? apakah penanya tdk lebih baik utk mempererat barisan kaum mukmin? sungguh aneh, jika masih berani mengaku sebagai org mukmin kenapa memusuhi saudara mukmin, menuduh n memfitnah?? hanya org mukmin yg berhati bersih yg bisa memahami ini!!
    Apakah anda mengingkari firman Ilahi? atau anda sudah berani menentang Allah n tdk takut akan keadilan-Nya kelak di hari kiamat, dimana semua ucapan n perbuatan manusia akan diadili, sehingga hanya dg bermodalkan hadits2 yg sudah anda selewengkan maknanya n anda terjemahkan n tafsirkan menurut kepentingan kelompok n hawa nafsumu sendiri anda berani menuduh n memfitnah hamba2 Allah yg tulus dlm berjuang tersebut??!! apakah anda tidak takut tergolong sebagai orang2 yg menjual agama demi kepentingan dunia, kedudukan n hawa nafsumu?! apakah anda tidak takut ancaman Allah kelak di akhirat? lihat betapa dahsyatnya peringatan Allah di dlm firman-Nya tentang orang yg memfitnah org lain, apalagi yg difitnah ternyata adalah org mukmin sejati, seorang ulama, seorang pejuang islam!!! tahukan kamu bahwa fitnah itu lebih dahsyat dari pd pembunuhan (Q.S.Al-Baqarah:191) dlm ayat yg lain disebutkan fitnah itu lebih besar (dosanya) dari pd pembunuhan (Q.S. Al-Baqarah: 217).
    Hanya orang yg beriman, berakal sehat n berhati bersih saja yang takut kepada Allah, tidak berani memfitnah orang lain apalagi sesama orang beriman, apalagi yg difitnah adalah para pejuang sejati, pembela islam, pembela kaum tertindas sperti Hasan Nasrullah dan org2 yg seperti dia.
    Orang baik akan tercermin dari ucapan dan perilakunya. dan orang jahat juga akan terlihat dari ucapan n perangainya yg suka memfitnah, menuduh, membuat perpecahan, kasar dlm tutur katanya, bahkan kalau perlu akan mengusung (menjual) dalil2 agama demi mendukung fitnah n tuduhannya, walaupun jika diteliti akan tampak ketimpangan2 sana sini dlm berdalil (wal iyazdubillah, semoga Allah menjauhkan kita dr sifat buruk seperti ini, alangkah murkanya Allah kelak di hari kiamat terhadap org2 seperti ini yg gemar memfitnah sana sini, takut sama Amerika n zionis israil, ahirnya hasad terhadap pejuang2 islam yg dg gagah berani melawan israil seperti Hasan Nashrullah dkk).
    wahai saudara2ku yg beriman, demi Allah dg hati yg ikhlas aku mengingatkan kepada kita semua, terutama kepada si penulis makalah ini. renungkanlah kata2ku ini dg hati yg bersih n meminta petunjuk pd Allah. Sekali lagi aku hanya berkewaiban mengingatkan n menyampaikan pesan dg hati yg ikhlas.
    Wallahulmusta’an..

  7. hanya orang2 yg beriman, bertaqwa n berhati bersih yg bisa mencerna n memahami kebenaran. Orang2 yg beriman pasti akan takut menuduh org lain, takut akan murka Allah!! apakah si penulis tdk takut peringatan Allah dlm Q.S. Al-Hujurat: 11 ” Hai orang-orang yang beriman, janganlah suatu kaum mengolok-olok kaum yang lain, (karena) boleh jadi mereka (yang diolok-olok) lebih baik dari mereka (yang mengolok-olok)”. apalagi yg dituduh adalah para pahlawan islam, orng2 mukmin yg tulus (Allah Maha Mengetahui akan keikhlasan n kesucian hati mereka, perjuangan serta pengorbanan mereka) demi Allah, kelak Allah akan mengadili tuduhan2 n fitnah kalian kepada hamba2-Nya yg beriman, yg berjuang membela kaum tertindas, membela saudara2nya yg mazlum di palestina, dan demi Allah inilah ciri2 org mukin sejati yg disebutkan olh Allah di dlm firman-Nya “Muhammad itu adalah utusan Allah dan orang-orang yang bersama dengan dia bersikap keras terhadap orang-orang kafir, tetapi berkasih sayang terhadap sesama mereka. Kamu lihat mereka rukuk dan sujud mencari karunia Allah dan keridaan-Nya. Tanda-tanda mereka tampak pada wajah mereka dari bekas sujud” (Q.S. Al-Fath: 29) Tokoh2 pembela kaum mukmin yg tertindas di palestina seperti Hasan Nasrullah adalah org2 mukmin sejati yg berjuang melawan kekuatan arogan Zionis n Amerika hingga mengorbankan hartanya, keluarganya n semua apa yg mereka miliki, demi Allah merekalah yg memiliki sifat2 yg di sebutkan di dlm al-Qur’an. tapi…sungguh naif n bejatnya org seperti penulis berani menuduh n memfitnah tokoh2 pejuang islam n org2 tertindas di palestina seperti Hasan Nasrullah ini yg siang malam berjuang demi mengharap keridhoan Ilahi. Lantas siapa penulis ini? apa yg bisa diperbuat? pernahkah berjuang bersama org palestina melawan penjajah israil? bahkan memikirkan palestina saja mungkin tdk pernah, tapi tak malu2nya memfitnah pejuang2 besar islam? apakah penanya tdk lebih baik dimanfaatkan untuk menghantam israil n USA? apakah penanya tdk lebih baik utk mempererat barisan kaum mukmin? sungguh aneh, jika masih berani mengaku sebagai org mukmin kenapa memusuhi saudara mukmin, menuduh n memfitnah?? hanya org mukmin yg berhati bersih yg bisa memahami ini!!
    Apakah anda mengingkari firman Ilahi? atau anda sudah berani menentang Allah n tdk takut akan keadilan-Nya kelak di hari kiamat, dimana semua ucapan n perbuatan manusia akan diadili, sehingga hanya dg bermodalkan hadits2 yg sudah anda selewengkan maknanya n anda terjemahkan n tafsirkan menurut kepentingan kelompok n hawa nafsumu sendiri anda berani menuduh n memfitnah hamba2 Allah yg tulus dlm berjuang tersebut??!! apakah anda tidak takut tergolong sebagai orang2 yg menjual agama demi kepentingan dunia, kedudukan n hawa nafsumu?! apakah anda tidak takut ancaman Allah kelak di akhirat? lihat betapa dahsyatnya peringatan Allah di dlm firman-Nya tentang orang yg memfitnah org lain, apalagi yg difitnah ternyata adalah org mukmin sejati, seorang ulama, seorang pejuang islam!!! tahukan kamu bahwa fitnah itu lebih dahsyat dari pd pembunuhan (Q.S.Al-Baqarah:191) dlm ayat yg lain disebutkan fitnah itu lebih besar (dosanya) dari pd pembunuhan (Q.S. Al-Baqarah: 217).
    Hanya orang yg beriman, berakal sehat n berhati bersih saja yang takut kepada Allah, tidak berani memfitnah orang lain apalagi sesama orang beriman, apalagi yg difitnah adalah para pejuang sejati, pembela islam, pembela kaum tertindas sperti Hasan Nasrullah dan org2 yg seperti dia.
    Orang baik akan tercermin dari ucapan dan perilakunya. dan orang jahat juga akan terlihat dari ucapan n perangainya yg suka memfitnah, menuduh, membuat perpecahan, kasar dlm tutur katanya, bahkan kalau perlu akan mengusung (menjual) dalil2 agama demi mendukung fitnah n tuduhannya, walaupun jika diteliti akan tampak ketimpangan2 sana sini dlm berdalil (wal iyazdubillah, semoga Allah menjauhkan kita dr sifat buruk seperti ini, alangkah murkanya Allah kelak di hari kiamat terhadap org2 seperti ini yg gemar memfitnah sana sini, takut sama Amerika n zionis israil, ahirnya hasad terhadap pejuang2 islam yg dg gagah berani melawan israil seperti Hasan Nashrullah dkk).
    wahai saudara2ku yg beriman, demi Allah dg hati yg ikhlas aku mengingatkan kepada kita semua, terutama kepada si penulis makalah ini. renungkanlah kata2ku ini dg hati yg bersih n meminta petunjuk pd Allah. Sekali lagi aku hanya berkewaiban mengingatkan n menyampaikan pesan dg hati yg ikhlas.
    Wallahulmusta’an..

  8. Syiah = kafir = ahmadibejat
    Siapa yg membela orang2 kafir berarti dia itu y kafir
    Sukron kpn dakwahwaljihad telah membuka mata hati kita untuk slalu waspada trhdap dajjal2 yg nyata

    • Semoga bermanfaat. Semoga Allah melindungi kita, keluarga dan anak keturunan serta kaum muslimin dari kejahatan dan makar Syiah perusak Islam…

  9. Assalamualaikum….biasakan menganalisa berita atau menguji kebenaran sesuai dengan petunjuk dalam alku”ran yang kira kira artinya,terimalah semua berita/pendapat dan pilihlah yang terbaik diantaranya didalam surat azzumar hakim saja memutuskan perkara harus mendengarkan sejara teliti antara dua orang berperkara alasan masing masing,kenapa ,,,,,,,bagai mana….apa sebabnya…..dan sebagainya,……….. dibawa musyawarah antara hakim/sepakat,dipertimbangkan,baru diputuskan.jangan asal tuduh,sesat,kafir,sadarlah wahai saudara saudara bersihkanlah hati,biar terbuka hijab yang menutupi kita,bukankah kita selama ini kita dijajah,diadu domba,di peras agar kita bisa menurut apa yang mereka inginkan dari musuh musuh islam,sayang kebanyakan kita tidak sadar…wassalam

  10. Hanya presiden iran yang berani menentang orang orang kafir …anda ini orang goblok

    • Jangan membuat lelucon… Banyak bukti Iran bersekongkol dengan Amerika dan Israel..

    • kalau anda tidak seperti katak dalam tempurung, tentunya anda akan malu ngumpat goblok ke orang lain….

    • HEI JAYENG TOLOL,LU KETURUNAN BABI AMA MONYET BEGO LUH

  11. Sesama muslim harus bersatu ….

    • YA BENAR……. !!! Sesama MUSLIM harus bersatu.. Tapi SYIAH BUKAN ISLAM… !!! Jadii tak ada persatuan dengan SYIAH… TITIK…

    • engga ada bersatu antara ahlu sunnah dengan syiah laknatullah,..kayak LU BANGSAT,…..

  12. mereka kan udah juga berperang dengan israel? kenapa justru kalian malah membenci mereka? malah kalian bisa dimanfaatkan oleh musuh2 Islam untuk saling berperang

    • Anda termasuk korban media sekuler.. Berperang dengan Israel gimana? Tak ada bukti yang pasti, justru yang ada mereka dengn Amerika dan Israel bersatu membasmi kaum muslimin…


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: