Oleh: dakwahwaljihad | Desember 9, 2010

Syiah dan Sahabat Rasulullah -Shallallaahu ‘alaihi wa sallam-

SYI’AH DAN SHAHABAT RASULULLAH -SHALLALLAAHU ‘ALAIHI WA SALLAM-

Mengapa kita sebagai Ahlus Sunnah Wal Jama’ah menerima sahabat? Karena generasi awal Islam bermula dari mereka. Merekalah yang memperjuangkan dakwah Islam dan berkorban untuknya. Merekalah pembantu-pembantu Nabi -shallallaahu ‘alaihi wa sallam-Malah mereka telah ditarbiah secara langsung dari Baginda -shallallaahu ‘alaihi wa sallam-Tanpa mereka Islam tidak akan tersebar ke seluruh penjuru dunia. Islam yang kita anuti sekarang ini diterima dari mereka. Al’Qur’an dan al-Sunnah yang menjadi sumber rujukan tertinggi Islam juga diterima melalui jalur mereka. Ada di antara mereka penghapal Al-Qur’an, ahli tafsir, dan penulis wahyu. Mereka mengutip setiap sabda Rasulullah -shallallaahu ‘alaihi wa sallam- apakah itu melalui tulisan atau hafalan. Oleh karena itu, menolak para sahabat berarti menolak al-Qur’an dan al-Sunnah, bahkan sebenarnya menolak Islam itu sendiri.

Secara tersirat, menuduh semua para sahabat kafir, sama seperti menuduh Nabi Muhammad s.a.w gagal dalam mendidik sahabatnya. Dan lebih parah lagi, secara tidak langsung ini menuduh Allah sendiri telah gagal karena telah melantik Nabi yang lemah dalam menjalankan tanggung jawabnya membina generasi al-Qur’an.

Sebab itulah ada terselip di dalam sebagian kitab-kitab Syiah yang mengatakan bahwa al-Qur’an yang beredar di tangan kaum Muslimin sekarang ini telang diselewengkan oleh para sahabat Rasulullah -shallallaahu ‘alaihi wa sallam-Mereka menganggap bahwa al-Qur’an yang sebenarnya berada di tangan imam Mahdi mereka yang akan bangkit di kemudian hari. Malah mereka mengatakan al-Qur’an versi mereka tiga kali lebih besar dari al-Qur’an yang sekarang.

Semua Sahabat Kafir Kecuali Segelintir Saja

Mungkin anda pernah bertanya sendiri kepada penganut Syiah Imamiah mengenai hal tersebut. Tapi biasanya mereka mengatakan mereka tidak mengkafirkan sahabat. Nah! Di sinilah senjata taqiah mereka gunakan dalam upaya memikat hati kaum Muslimin. Bagi mereka taqiyah mempunyai fadhilat yang besar, bahwa merupakan asaz dalam agama mereka. Mengapa mereka bertaqiyah dalam hal ini? Karena mereka tahu umat Islam mana yang tidak marah jika para sahabat Nabi dikafirkan. Mengapa para sahabat dikafirkan? Mereka menganggap Abu Bakar -Radhiyallaahu ta’ala ‘anhu-, Umar -Radhiyallaahu ta’ala ‘anhu-, dan Usman -Radhiyallaahu ta’ala ‘anhu- dianggap telah merampas hak Ali -Radhiyallaahu ta’ala ‘anhu-

Siapa yang menaklukkan Parsi jika bukan Umar -Radhiyallaahu ta’ala ‘anhu-Disinilah bermulanya titak kebencian yang tiada bandingannya terhadap Umar -Radhiyallaahu ta’ala ‘anhu- Pada waktu tentara Islam menaklukkan Parsi, rakyat kecil Parsi riang gembira. Bagi mereka Islam yang dibawa oleh tentara Islam mampu membebaskan mereka dari kezaliman golongan elit Parsi seperti raja, pembesar dan orang kaya-raya. Sebaliknya golongan elit Parsi memandang sebaliknya. Mereka menganggap Islam telah merampas segala-galanya dari mereka.

Tidak seperti rakyat awam Parsi, golongan elit menaruh dendam kepada Islam yang di bawa oleh orang Arab. Karena dendam inilah ada di antara mereka yang berpura-pura masuk Islam. Dendam mereka mulai dilampiaskan dengan melancarkan penyebaran fitnah dan konspirasi yang bertopengkan Islam.

Konspirasi pertama yang dilancarkan adalah dengan membunuh Umar -Radhiyallaahu ta’ala ‘anhu- yang dianggap sebagai orang yang mula-mula menghancurkan empayar mereka. Pembunuh Umar -Radhiyallaahu ta’ala ‘anhu- adalah Fairuz Abu Lu’lu’ah, seorang majusi yang tinggal di Madinah al-Munawwarah. Apabila berita terbunuhnya Umar -Radhiyallaahu ta’ala ‘anhu- sampai ke telinga mereka, mereka merasa amat gembira karena mengira kerajaan Islam akan segera runtuh dan seterusnya digantikan oleh kerajaan Parsi kembali. Namun sayang sekali hasrat mereka tidak tercapai karena Islam masih terus unggul walaupun Umar -Radhiyallaahu ta’ala ‘anhu- terbunuh. Namun bangsa Parsi tidak putus asa dengan kegagalan konspirasi pertama. Mereka meneruskan dengan konspirasi lainnya.

Pembunuh Umar -Radhiyallaahu ta’ala ‘anhu- Disanjung dan Dirayakan

Bila hari ulang tahun Umar -Radhiyallaahu ta’ala ‘anhu- tiba, kaum syiah memperingatinya dengan penuh kegembiraan. Malah mereka mengangkat pembunuh Umar -Radhiyallaahu ta’ala ‘anhu- sebagai pahlawan pembela Islam. Mereka menggelarnya dengan Bab Syuja’uddin yang berarti pintu keberaniaan bagi agama.

Berdasarkan dendam yang dahsyat inilah mereka menciptakan sebuah aqidah yang dahsyat, yaitu mempercayai bahwa sewaktu al-Mahdi mereka muncul nanti, musuh-musuh Syiah Imamiah akan dibangkitkan semula (raj’ah). Tujuannya adalah untuk diberi pembalasan.

Sukarnya Melakukan Taqrib

Taqrib di sini maksudnya melakukan pendekatan antara Ahlus Sunnah dan Syiah. Taqrib sudah berjalan sekian lama. Namun bukan semakin mendekat, malah semakin menjauh. Bagaimana mungkin taqrib ini dilakukan jika suatu kelompok menganggap agama yang diperoleh dari Nabi s.a.w dibawa melalui jalur sahabat. Sedangkan kelompok yang satu lagi menganggap para sahabat ini adalah kafir.

Syeikh Yusuf al-Qaradhawi yang sering mengumandangkan seruan taqrib, bagai sudah kehilangan kesabaran. Di Iraq, golongan Sunni bagai mau dihapuskan dari dunia ini. Masjid-masjid mereka dibakar. Umatnya juga dibunuh.

Dalam satu pernyataannya ketika menutup Seminar Internasional Pendekatan Antar Mazhab, Syeikh Qaradhawi mengatakan: “Tidak mungkin berlaku pendekatan jika Syiah masih terus bepegang dengan aqidah mencela sahabat r.a”

Jika anda masih mendukung dan menyanjung tokoh-tokoh Syiah Imamiyah, anda perlu memikirkannya semula, melainkan anda menganggap Nabi s.a.w tidak pandai mendidik sahabat sehingga menjadi murtad setelah kewafatannya.

Diringkas dari Majalah I, No. 53, Maret 2007
Syiah dan Sahabat Rasulullah s.a.w.
Oleh: Zain Y.S

 

Dinukil dari: http://blog.wiemasen.com/syiah-dan-sahabat/comment-page-1/#comment-2674

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: