Oleh: dakwahwaljihad | Mei 3, 2010

Peredaran Foto Raja Abdullah dan Putranya Bersama Beberapa Wanita Menuai Debat

Peredaran Foto Raja Abdullah dan Putranya Bersama Beberapa Wanita Menuai Debat

NAJRAN – Jumat lalu koran-koran di Arab Saudi beramai-ramai menampilkan foto Raja Abdullah dan Putra Mahkotanya, Sultan bin Abdul Aziz yang sedang berpose dengan kerumunan wanita di halaman depan. Tentu saja peredaran foto tersebut memperpanas situasi di tengah-tengah masyarakat berkaitan dengan kontroversi dalam masalah ikhtilat (perbauran laki-laki dan perempuan yang bukan mahram).

Foto tanpa tanggal tersebut menampilkan dua pemimpin paling berpengaruh tersebut sedang berpose bersama dengan puluhan wanita yang hadir dalam seminar kesehatan dan masyarakat di barat daya kota Najran beberapa minggu lalu.

Kebanyakan perempuan di foto pada hari Jumat juga memperlihatkan wajah mereka yang tentu saja berlawanan dengan desakan ulama-ulama Saudi saat ini yang sering dipaksakan oleh polisi agama bahwa wajah perempuan harus ditutupi di depan umum.

Tidak tanggung-tanggung, foto tersebut diterbitkan oleh surat kabar terkemuka seperti Okaz, As Shahrq Al-Awsat dan Al-Watan yang masing-masing memiliki akses terdekat dengan anggota senior dari keluarga kerajaan.

Tidak ada alasan mengapa foto tersebut baru diterbitkan sekarang; Tapi foto tersebut muncul di tengah semakin panasnya perdebatan terhadap larangan keras negara terhadap ikhtilat yang ditegakkan oleh ulama-ulama setempat.

Beberapa hari yang lalu, seorang kepala cabang kepolisian syariah Saudi yang bertugas menegakkan hukum moralitas Islam secara resmi dipecat dan kemudian secara misterius diaktifkan kembali setelah dia mengatakan kalau di dalam Islam tidak ada hukum yang melarang ikhtilat.

Berita yang beredar juga menyatakan kalau seorang tokoh tingkat tinggi samapai harus ikut campur tangan demi menyelamatkan Sheikh Ahmed al-Ghamdi, setelah Presiden Komisi Promosi Kebajikan dan Pencegahan Kejahatan dan polisi syariah bersepakat untuk mengeluarkan perintah penggantiannya berkaitan dengan komentarnya terhadap masalah ikhtilat.

Raja Abdullah sendiri memang selalu lepas dari perdebatan. Tapi tahun lalu ia membuka sebuah universitas sains baru dan memberi ijin kepada para pengelola untuk bebas berikhtilat. Ketika seorang ulama senior mengkritik pihak universitas dalam masalah tersebut, ia dipecat atas perintah raja sendiri.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: