Oleh: dakwahwaljihad | April 30, 2010

Mengetahui Sekilas Perkembangan Agama Syi’ah di Indonesia

MENGETAHUI SEKILAS PERKEMBANGAN AGAMA SYI’AH DI INDONESIA

(Oleh : Puji Yanto)

Sejak meletusnya Revolusi Iran yang dipimpin oleh Ayatullah Khomaeni pada tahun 1979 M, sejak saat itu pula, paham Syi’ah menyebar ke pelosok negeri, termasuk Indonesia. Dalam penyebarannya, mereka menggunakan slogan persaudaraan, perdamaian, dan jihad melawan berbagai kemungkaran. Padahal slogan yang mereka dengung-dengungkan ini hanyalah kedok semata untuk menutupi keburukan dan kesesatan mereka. Sehingga pada akhirnya, dengan slogan ini mereka mendapatkan respon yang positif dari masyarakat Muslim. Sehingga terbentuklah solidaritas Muslim dunia yang mendukung gerakan tersebut.
Perkembangan Syi’ah atau yang lebih populer dikalangan mereka dinamakan dengan madzhab Ahlul Bait di Indonesia memang cukup pesat. Mereka mendirikan lembaga-lembaga, baik yang berbentuk pesantren-pesantren maupun yayasan-yayasan  di beberapa kota di Indonesia, seperti di Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur dan kota-kota lain di luar Jawa. Mereka juga membanjiri buku-buku tentang Syi’ah yang sengaja mereka terbitkan oleh para penerbit yang berindikasi Syi’ah. Atau mereka menyebarkan paham mereka lewat media massa, ceramah-ceramah agama dan lewat pendidikan serta dengan melakukan pengkaderan di pesantren-pesantren yang mereka miliki, dan di majelis-majelis ta’lim. Mereka juga melakukan pengkaderan para da’i dengan mengirimkan para pelajar ke Iran, salah satunya di Qom. Setelah kembali dari Iran, mereka (para pelajar tersebut) dituntut untuk menyebarkan paham Syi’ah ini di kalangan masyarakat. Mereka mengajak kaum Muslimin untuk memperkecil perbedaan antara Ahlus Sunnah dan Syi’ah.
Untuk membendung perkembangan Syi’ah ini memang sangat sulit sekali. Hal ini dikarenakan Syi’ah mempunyai ajaran yang bernama taqiyyah. Dengan ajaran ini mereka dengan mudah untuk memutarbalikkan fakta untuk menutupi segala kebathilan dan kesesatan mereka yakni dengan mengutarakan sesuatu yang bertentangan dengan keyakinannya. Dalam hai ini mereka mengambil perkataan dari Abu Ja’far, “Taqiyyah adalah agamaku dan agama bapak-bapakku. Seseorang tidak dianggap beragama bila tidak ber-taqiyyah.”
Dalam melakukan penyebaran Syi’ah ini, salah satu cara yang mereka lakukan adalah dengan menerbitkan buku-buku tentang Syi’ah yang diterbitkan oleh penerbit yang mereka miliki. Diantaranya penerbit Mizan, Pustaka Hidayah, Pelita Bandung, Yayasan As-Sajjad Jakarta, YAPI Bangil dan lain sebagainya.
Begitu pula dengan lembaga-lembaga yang mereka dirikan. Diantaranya: Yayasan Al-Muthahari yang berada di Bandung, Yayasan Al-Muntadhar di Jakarta, Yayasan Al-Jawwad di Bandung, Yayasan Mulla Sadra di Bogor, Pesantren YAPI di Bangil, Pesantren Al-Hadi di Pekalongan dan lain sebagainya.
Untuk mengenal hakekat agama Syi’ah dan perkembangannya di Indonesia secara lebih jauh, insyaAllah saya akan membahasnya pada kesempatan yang lain. Sehingga kita akan mengetahui kebobrokan dan kesesatan aqidah mereka ini. Walhasil kita akan selalu waspada terhadap gerakan dakwah mereka yang kian hari kian menggurita. Penting untuk diketahui pula, bahwasanya mereka menganggap Ahlu Sunnah sebagai musuh utama dan yang paling berbahaya bagi mereka ketimbang orang-orang Yahudi maupun Nasrani. Sehingga mereka akan berusaha menjadikan Ahlu Sunnah sebagai mangsa utama, dan akan menghancurkan sehancur-hancurnya sebagaimana yang terjadi di Iran sampai saat ini. Hanya kepada Allahlah kita berlindung dari kejahatan-kejahatan mereka.

Bekasi, 30 April 2010.

Iklan

Responses

  1. “Untuk mengenal hakekat agama Syi’ah dan perkembangannya di Indonesia secara lebih jauh, insyaAllah saya akan membahasnya pada kesempatan yang lain”. OK. Saya menunggu kesempatan itu. Thank y.

    • Ya akh…makasih dah diingtkan. AfwaN dah lama gak up-date karena sibuk ngurus aktivitas laen. Disamping itu jg blm ol sendiri. InsyaAllah ana akan bahas ttg Syi’ah secara lebih detail. Tp gak janji kapan……

  2. Ya akh…makasih dah diingtkan. AfwaN dah lama gak up-date karena sibuk ngurus aktivitas laen. Disamping itu jg blm ol sendiri. InsyaAllah ana akan bahas ttg Syi’ah secara lebih detail. Tp gak janji kapan……

  3. Biarlah sesat..
    – Nabi Mulia Muhammad saw, Nabi umat manusia, itu Syi’ah.
    – Imam Ali bin Abi Thalib yg jd kesayangan Nabi Muhammad saw, itu Syi’ah.
    – Sayyidah Fathimah, putri Nabi Muhammad saw, itu Syi’ah.
    – Imam Hasan bin Ali, yg diracun Mu’awiyah, itu Syi’ah.
    – Imam Husein bin Ali, yg terbantai di Karbala, itu Syi’ah.
    – Imam Ali Zainal Abidin As Sajjad, yg doa-doanya tercatat hingga kini, itu Syi’ah.
    – Imam Musa Shadr yg hilang sampe sekarang, itu Syi’ah.
    – Sayyid Muhammad Bagir Shadr, filosof besar Islam, yg digantung rezim Saddam, itu Syi’ah.
    – Imam Khomeini yg memimpin revolusi Islam di Iran, itu Syi’ah.
    – Imam Khamene’i yg jd pemimpin spiritual Iran, itu Syi’ah.
    – Mahmoud Ahmadinejad yg terus menyuarakan anti Zionis, itu Syi’ah.
    – Sayyid Hasan Nasrullah yg jd pemimpin Hizbullah dan membela Palestina, itu Syi’ah.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: